Senin, 09 November 2009

H O T S P O T

l
b
i
t
n
a
k
s
i
e
m
a
n

tentang hotspot

Berbicara soal hotspot, terlebih dahulu kita harus paham apa hotspot itu? Karena masih banyak orang yang bertanya-tanya, bahkan sebagian mahasiswa ada yang belum paham soal hotspot yang kini sebenarnya sudah menjadi fenomena.

Hotspot merupakan sebuah wilayah terbatas (coverage area) yang dilayani oleh satu atau sekumpulan access point. Access point adalah sebuah signal penghubung yang mengoneksikan point satu dengan point lain. Umumnya access point digunakan tidak dimodifikasi antenanya sehingga kemampuannya memang dibatasi hanya untuk ruangan atau kawasan tertentu saja. Dan biasanya wilayah hotspot berada di tempat-tempat umum, seperti di bandara, kafe, mal, rumah sakit, stasiun KA maupun
tempat-tempat pendidikan (Onno W. Purbo: 2006).

Jadi secara sederhana, pengertian hotspot adalah zona yang memungkinkan seseorang bisa melakukan akses intenet secara nirkabel. Akses internet secara nikrabel (W-LAN) ini awalnya dikembangkan oleh para pionir akar rumput pada tahun 1985 ketika regulator telekomuniksi Amerika Serikat, FFC, mengizinkan beberapa spektrum frekuensi radio digunakan untuk membangun jaringan tanpa kabel. Sehingga lahirlah standar pertama yang dikenal dengan IEEE 802.11b dan disebut wireless fidelity (Wi-Fi). Layanan Wi-Fi (bagi orang awam dikenal sebagai layanan hotspot) ini menggunakan sinyal radio yang bergerak pada spektrum frekuensi 2,4 GHz.

Dengan demikian, adanya titik hotspot atau layanan Wi-Fi access point di beberapa tempat umum tersebut akan memudahkan Anda untuk melakukan browsing internet. Artinya, dengan banyaknya hotspot zone di tempat-tempat umum Anda tak perlu lagi sibuk mencari warung internet terdekat yang sering kali lemot dan antri. Karena cukup hanya berada di kawasan yang terdapat wilayah hotspot, kemudian daftarkan diri untuk membeli voucher guna mendapatkan ID dan Password. Setelah itu Anda bebas menjelajahi situs-situs penting, cek dan kirim email serta download gambar sekalipun melalui
notebook yang sudah supot Wi-Fi, Smartphone maupun PDA phone Anda. Seperti itulah gambaran prosesi untuk mendapatkan akses internet nirkabel yang penggunaannya harus bayar.

Berbeda dengan layanan yang bersifat gratis, biasanya kalau koneksi Wi-Fi notebook Anda sudah di-setting secara otomatis akan menangkap sinyal yang terdapat di daerah hotspot itu. Sementara di BSI, layanan Wi-Fi-nya hanya boleh digunakan mahasiswa secara gratis dengan syarat harus minta izin kepada admin guna mendapatkan ID dan password. Layanan gratis seperti ini banyak kita jumpai di lembaga-lembaga pemerintahan dan di sekolah tinggi maupun universitas dengan tujuan guna memberikan kemudahan fasilitas bagi public maupun mahasiswanya. Dengan kata lain, dengan dihadirkannya hotspot zone segala yang berhubungan dengan akademik akan lebih mudah dilakukan secara online, sehingga tidak ada alasan terlambat untuk pendaftaran ulang, mengecek kartu rencana studi (KRS untuk BSI), melihat jadual kuliah dan lainnya. Karena cukup dilakukan dari tuts notebook maupun keypad/stylus PDA phone.

Selain itu, hadirnya wilayah hotspot yang sudah merambah di dunia pendidikan memudahkan Anda bisa mengakses internet untuk memperoleh data-data penting yang berhubungan dengan mata kuliah sebagai bahan referensi untuk pengembangan pengetahuan maupun tugas dari dosen.

Soal Kecepatan
Kehadiran wilayah hotspot ini menjadi perhatian besar karena memang bisa memberikan banyak manfaat dan kemudahan bagi user. Salah satu manfaatnya dari segi kecepatan adalah proses pengiriman datanya cukup mengagumkan sampai mencapai kurang lebih 11 Mbps (pada 802.11b) atau sekitar 200 kali lebih cepat dari dial up modem dan 5 kali lebih cepat dari kecepatan telepon seluler 3G. (Meski pada kenyataannya saat Anda mencoba akses internet nirkabel, kecepatannya tidak seperti yang dijelaskan di atas. Karena memang banyak faktor yang bisa ikut memperlambat kinerja layanan Wi-Fi access point/hotspot tersebut. Jadi perlu dimaklumi).

Maka dengan penggunaan yang simpel serta memiliki kecepatan yang mengagumkan, teknologi nirkabel ini akan sangat ideal untuk keperluan Anda yang mobilitasnya tinggi. Sehingga di mana saja Anda butuh terhubung ke internet cukup datang ke tempat-tempat yang terdapat wilayah hotspot. Tak terkecuali buat mahasiswa yang sedang sibuk mengerjakan tugas kampus maupun tugas akhir (skripsi, tesis maupun desertasi) bisa dikerjakan di mana saja, baik di kafe maupun hotel sekalipun.

Namun di sisi lain, kemudahan dan kecepatan tranportasi data yang diberikan oleh layanan akses Wi-Fi tersebut ternyata tidak lepas dari gangguan yang cukup mengancam. Karena para hacker bisa menyusup melalui layanan ini ke notebook, Smartphone maupun PDA phone Anda. Jadi ini penting diperhatikan oleh user agar lebih hati-hati ketika berselancar di dunia maya, sebab kita tidak tahu bahwa sebenarnya setiap saat ada yang mengintai jaringan Anda untuk mengacak data-data penting. Pengalaman buruk ini sudah terbukti melalui percobaan oleh para ahli IT pendahulu. Jadi Anda harus menyiapkan pengamanan diri setiap saat (seperti firewall) agar ketika akses internet terbebas dari penjahat-penjahat dunia maya.

Terlepas dari gangguan keamanan itu, era akses internet di mana-mana memang sudah di depan mata sejak ditemukannya akses internet berpita lebar nirkabel berbasis Wi-Fi, sentra-sentra akses alias hotspot yang kini bertebaran di berbagai tempat publik. Oleh karena itu, para mahasiswa harus memanfaatkan teknologi canggih berbasis internet ini guna mendukung belajar mengajarnya agar di kemudian hari setelah lulus tidak gagap teknologi.

Sebab ada kasus menarik sekaligus mengecewakan di kampus BSI ini. Dimana ketika Inspirasi terjun langsung ke kampus Depok sekitar dua bulan yang lalu dan mewawancarai seratus mahasiswa dari berbagai jurusan, ternyata hanya 0,3 persen mereka yang tahu hotspot, selebihnya tidak. Ini menimbulkan banyak pertanyaan, mengapa kampus yang sudah menjalankan cyber campus sejak lama dan segala transaksi yang berhubungan dengan kademiknya telah menggunakan akses internet masih terjadi seperti ini? Apakah ini bukti ketidakberhasilan kaum akademika dalam mentransformasikan pengetahuan pada anak didiknya, kurang sosialisasi atau memang mahasiswanya sendiri yang tidak proaktif untuk banyak tahu tentang perkembangan teknologi? Padahal hampir semua kampus besar BSI sudah dilengkapi dengan Wi-Fi access point (hotspot zone). Oleh karenanya, mari pertanyaan di atas jawab bersama dengan cara sosialisasi yang baik, entah melalui organisasi-organisasi kampus, pihak senat akademika sendiri maupun lewat pamflet-pamfle

Selasa, 03 November 2009

Pengertian TCP/IP

TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol)

Adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack

Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.

Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu, mengingat semakin banyaknya kebutuhan terhadap jaringan komputer dan Internet. Pengembangan ini dilakukan oleh beberapa badan, seperti halnya Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB), dan Internet Engineering Task Force (IETF). Macam-macam protokol yang berjalan di atas TCP/IP, skema pengalamatan, dan konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut sebagai Request for Comments (RFC) yang dikeluarkan oleh IETF.

Senin, 02 November 2009

Jenis Pengkabelan Pada LAN

Ada dua macam type pengkabelan pada jaringan LAN. Yaitu Straight dan Cross.

Straight

Pengkabelan jenis ini digunakan untuk menghubungkan banyak (lebih dari 2) komputer, dan melewati Switch Hub untuk koneksi antar komputer. Jadi jika Anda mempunyai 3 komputer yang ingin di hubungkan satu sama lain, anda harus menggunakan pengkabelan jenis ini dan membutuhkan Switch hub sebagai terminal.

Pada type ini susunan kabel pada ujung satu dengan ujung lainnnya harus sama. Dengan standard peletakan warna kabel seperti yang di tunjukkan pada gambar disamping. Susunannya mulai dari kiri yaitu warna Putih Oranye (PO), Oranye (O), Putih Hijau (PH), Biru (B), Putih Biru (PB), Hijau (H), Putih Coklat (PC), Coklat (C). Dan pada ujung yang satunya susunan nya juga sama.

Cross

Untuk pengkabelan jenis ini, digunakan hanya untuk menghubungkan 2 komputer saja. Jadi untuk menghemat, kita tidah perlu membeli switch hub lagi untuk menghubungkan 2 komputer. Cukup menggunakan kabel jenis ini, 2 komputer kita sudah bisa terhubung.

Susunan pengkabelannya standard bisa di lihat seperti gambar di samping, yaitu pada ujung yang satu dimulai dari kiri dengan warna Putih Hijau (PH), Hijau (H), Putih Oranye (PO), Biru (B), Putih Biru (PB), Oranye (O), Putih Coklat (PC), Coklat (C). Dan pada ujung yang lainnya yaitu Putih Oranye (PO), Oranye (O), Putih Hijau (PH), Biru (B), Putih Biru (PB), Hijau (H), Putih Coklat (PC), Coklat (C). Untuk mengingatnya lebih mudah, bisa dengan nomor urutnya saja. yaitu penukaran posisi berikut

PO 1 —– 3 PH
O 2 —– 6 H
PH 3 —– 1 PO
B 4 —– 4 B
PB 5 —– 5 PB
H 6 —– 2 O
PC 7 —– 7 PC
C 8 —– 8 C

Teori pengkabelan sudah selesai, sekarang saatnya untuk memasukkan susunan kabel tersebut pada RJ 45 Connector. Lalu gunakan crimping tool (tang crimping) untuk menyatukan kabel dengan rj 45 connector tersebut. Jika sudah cobalah terlebih dahulu kabel tersebut sebelum di tancapkan pada CPU dan Switch HUB. Jika kabel sudah OK, saatnya anda untuk mengkonfigurasi komputer anda (IP Addressing) supaya komputer anda bisa benar benar terhubung.

Pengertian Router

Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.
Daftar isi :
1 Fungsi
2 Jenis-jenis router
3 Router versus Bridge
Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).

Analogi Router dan Switch

Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch adalah switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN.

Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router. Selain IP Router, ada lagi AppleTalk Router, dan masih ada beberapa jenis router lainnya. Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyak router IP. Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio, ia juga mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP), atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring.

Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan telekomunikasi seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line (DSL). Router yang digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah koneksi leased line seperti T1, atau T3, sering disebut sebagai access server. Sementara itu, router yang digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal ke sebuah koneksi DSL disebut juga dengan DSL router. Router-router jenis tersebut umumnya memiliki fungsi firewall untuk melakukan penapisan paket berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuan paket tersebut, meski beberapa router tidak memilikinya. Router yang memiliki fitur penapisan paket disebut juga dengan packet-filtering router. Router umumnya memblokir lalu lintas data yang dipancarkan secara broadcast sehingga dapat mencegah adanya broadcast storm yang mampu memperlambat kinerja jaringan.

2.Jenis-jenis router

Secara umum, router dibagi menjadi dua buah jenis, yakni:
static router (router statis): adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statis yang diset secara manual oleh para administrator jaringan.
dynamic router (router dinamis): adalah sebuah router yang memiliki dab membuat tabel routing dinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya.

3.Router versus Bridge

Cara kerja router mirip dengan bridge jaringan, yakni mereka dapat meneruskan paket data jaringan dan dapat juga membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan. Akan tetapi, router berjalan pada lapisan ketiga pada model OSI (lapisan jaringan), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, seperti halnya alamat IP. Sementara itu, bridge jaringan berjalan pada lapisan kedua pada model OSI (lapisan data-link), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, yakni MAC address.

Lalu, kapan penggunaan bridge jaringan dilakukan dan kapan penggunakan router dilakukan? Bridge, sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang sama (sebagai contoh: segmen jaringan berbasis IP dengan segmen jaringan IP lainnya). Selain itu, bridge juga dapat digunakan ketika di dalam jaringan terdapat protokol-protokol yang tidak bisa melakukan routing, seperti halnya NetBEUI. Sementara itu, router sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang berebeda (seperti halnya untuk menghubungkan segmen jaringan IP dengan segmen jaringan IPX.) Secara umum, router lebih cerdas dibandingkan dengan bridge jaringan dan dapat meningkatkan bandwidth jaringan, mengingat router tidak meneruskan paket broadcast ke jaringan yang dituju. Dan, penggunaan router yang paling sering dilakukan adalah ketika kita hendak menghubungkan jaringan kita ke Internet

Senin, 19 Oktober 2009

Pengertian Firewall

Firewall merupakan suatu cara/sistem/mekanisme yang diterapkan baik terhadap hardware , software ataupun sistem itu sendiri dengan tujuan untuk melindungi, baik dengan menyaring, membatasi atau bahkan menolak suatu atau semua hubungan/kegiatan suatu segmen pada jaringan pribadi dengan jaringan luar yang bukan merupakan ruang lingkupnya. Segmen tersebut dapat merupakan sebuah workstation, server, router, atau local area network (LAN) anda.


Firewall secara umum di peruntukkan untuk melayani :

1. mesin/komputer
Setiap individu yang terhubung langsung ke jaringan luar atau internet dan menginginkan semua yang terdapat pada komputernya terlindungi.
2. Jaringan
Jaringan komputer yang terdiri lebih dari satu buah komputer dan berbagai jenis topologi jaringan yang digunakan, baik yang di miliki oleh perusahaan, organisasi dsb.

KARAKTERISTIK FIREWALL

1.Seluruh hubungan/kegiatan dari dalam ke luar , harus melewati firewall. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memblok/membatasi baik secara fisik semua akses terhadap jaringan Lokal, kecuali melewati firewall. Banyak sekali bentuk jaringan yang memungkinkan.

2.Hanya Kegiatan yang terdaftar/dikenal yang dapat melewati/melakukan hubungan, hal ini dapat dilakukan dengan mengatur policy pada konfigurasi keamanan lokal. Banyak sekali jenis firewall yang dapat dipilih sekaligus berbagai jenis policy yang ditawarkan.

3.Firewall itu sendiri haruslah kebal atau relatif kuat terhadap serangan/kelemahan. hal ini berarti penggunaan sistem yang dapat dipercaya dan dengan Operating system yang relatif aman.
TEKNIK YANG DIGUNAKAN OLEH FIREWALL

Kamis, 15 Oktober 2009

5 Cara Membackup Data

1. USB Flash Drives

Meski Saya tidak merekomendasikan bahwa Flash Disk digunakan untuk penyimpanan data yang nyata, mereka adalah suatu alat yang menyenangkan akan transfer data dari komputer ke yang lain. File-file penting dapat dengan cepat terisi ke suatu alat seperti MINIDISK-512-DGRY-CS USB 2.0 Flash Drive, dan yang dipindahkan kepada komputer yang lain untuk pemeliharaan yang lebih aman. Instalasi dan operasi adalah sangat sederhana,untuk pemakaian suatu Flash Disk USB hanya mempunyai satu Port USB yang tersedia pada komputer anda. Kira-kira pada setiap komputer jaman sekarang sudah mempunyai USB port, dengan pendukung sistem lebih modern USB 2.0 sebagai patokan. Kecepatan transfer data USB 2.0 sampai dengan 480 MB/s, ini adalah suatu inovasi yang luar biasa pada batas kecepatan USB yang asli 12 MB/s, dan mengizinkan seorang pengguna untuk mengisi data drives mereka dengan waktu yang relatif pendek.

Meski kapasitas simpan Flash Disk sudah meningkat dibandingkan tahun lalu, para pengguna masih dibatasi pada ukuran-ukuran umum dari 512MB dan 1GB. Penyimpanan secara banyak adalah sungguh-sungguh bukan satu pilihan, tapi bahkan 512MB bisa cukup kepada cadangan folder “My Document” anda, beberapa album-album dari MP3s, atau file-file yang penting lain yang untuk disimpan di tempat lain.

flash_disk_tutorial
Flash Drive

2. CD dan DVD Writers/Re-Writers

Jatuhnya Harga dari CD dan DVD-RW sudah membuat mereka suatu bahan utama dari pada setiap komputer yang modern. Alat-alat ini pada umumnya ditemukan berada pada Casing komputer, tetapi pendukung alat-alat eksternal USB 2.0 atau Firewire lebih tersedia untuk fleksibilitas yang lebih besar dan instalasi yang mudah.

Suatu kombinasi drive, seperti NU Technology DBW-521, akan menyediakan pengguna CD reader/writer dengan laju tinggi, seperti juga seorang DVD readers, untuk di bawah $40. Sangat murah dari drive dan media yang kosong hingga dapat menjadi alat yang menyimpan cadangan data anda, dan media re-writable meningkatkan kenyamanan dengan membiarkan disk yang sama yang untuk dihapus dan digunakan kembali berkali-kali. Pembatasan utama menggunakan seorang CD writer adalah untuk cadangan-cadangan data adalah karena disk tersebut secara umum dibatasi pada suatu kapasitas 700MB per disk. Sekali-kali tidak cukup untuk suatu cadangan yang penuh, hanya cukup untuk pengarsipan file.

Ketenaran DVD writers/re-writers menurun karena harganya yang jatuh, dan media Dvd tersebut sedang mendorong stand alone CD RW menuju kepunahan. Media DVD dapat menambah pengguna untuk menyimpan kapasitas yang lebih jauh dibanding suatu CD, dan DVD Burner dapat secara umum bisa untuk Burn CD juga sama seperti DVD. Ketersediaan yang terbaru lapisan ganda DVD Burner, seperti Sony DW-D22A-DO-N, menunjukkan suatu penambahan yang besar di dalam kapasitas DVD yang bisa Write/Rewrite, mengambil batas yang sebelumnya dari 4.7GB per disk dan hampir menggandakan nya ke 8.5GB.

Dengan penyimpanan yang tepat, CD/DVD media dapat menyediakan penyimpanan jangka panjang bahwa tidak bisa membahayakan oleh kegagalan perangkat keras. Data pada CD atau DVD dapat dengan mudah dibaca pada setiap komputer, membuat nya suatu pilihan yang baik untuk pengarsipan memfile bahwa tidak terlalu sering besar.

Cd_DVD_RW_tutorial
DVD Writers/Re-Writers

3. Hard drive Eksternal

Seperti dari namanya dapat disimpulkan, hard drive eksternal secara umum jenis yang sama dari Drive yang temukan pada dalam sistim anda, tetapi bentuknya lebih kecil. tambahan pada fitur ini sedikitnya satu antar muka data (seperti Firewire, USB, atau Ethernet), dan kapasitasnya hanyalah dibatasi oleh ukuran dari hard drive yang tersedia dan anggaran pengguna.

Ximeta NetDisk itu adalah satu contoh dari suatu hard drive eksternal bahwa menyediakan seorang pengguna untuk memilih antara menghubungkan satu 80GB tambahan, 120GB, atau 160GB dari penyimpanan kepada sistim mereka dengan menggunakan yang manapun USB 2.0 atau koneksi Ethernet. Instalasi untuk suatu alat seperti itu sedikit sederhana, dan bisa melibatkan instalasi beberapa perangkat lunak yang dasar, seperti juga membuat koneksi-koneksi yang perlu antara komputer dan tambahan eksternal.

Kapasitas hard drive eksternal membuatnya menjadi idaman dalam membackup volume-volume yang besar dari data, dan banyak dari alat ini menyederhanakan proses instalaasi dengan termasuk perangkat lunak (atau perangkat keras) fitur untuk mengotomatiskan backup.

Sebagai contoh, beberapa Seagate External menonjolkan pilihan “one-button” backup pada casingnya.Ini menjadi metoda yang menyenangkan dalam membackup volume-volume yang besar dari file-file di tempat tersebut, hard drive paling eksternal bersifat ringkas cukup untuk bersifat portable. Pemasukan suatu antar muka perpindahan data yang umum, seperti USB, mengizinkan satu hard drive eksternal yang untuk disambungkan pada setiap komputer yang modern untuk perpindahan data, atau lebih dari satu komputer untuk berbagi hard drive yang eksternal sebagai suatu cadangan.

hard_drive_External_tutorial
Hard drive Eksternal

4. Hard drive Tambahan

Dengan menambahkan satu hard drive tambahan kepada anda sistim, anda dapat melindungi diri anda dari kerugian data dengan itu pengcopian dari drive mu yang utama sampai drive mu yang sekunder. Instalasi suatu hard drive yang kedua tidak sulit, tetapi memerlukan suatu pemahaman dasar kerja yang bagian dalam suatu komputer, dimana biasanya menakutkan bagi para pengguna yang baru. Kita sungguh menawarkan sebuah “how-to” bagian di lokasi kami untuk banyak tugas seperti penerapan suatu hard drive ke dalam suatu sistem komputer.

Untuk instalasi suatu hard drive yang kedua kepada tingkat keamanan dan keandalan yang lain, hard drive tersebut bisa diinstall pada RAID. Raid memiliki singkatan Redundant Array of Independent (atau Inexpensive) Disks, yang dapat diatur di dalam beberapa situasi. Suatu diskusi yang saksama RAID dan semuanya variasi akan menjadi satu artikel semua dengan sendirinya, tetapi apa yang dibicarakan disini adalah apa yang disebut sebagai RAID 1. Suatu Array RAID 1 memerlukan dua hard drive dengan ukuran sama yang untuk diinstall pada pengontrol RAID, yang akan mencerminkan satu drive kepada yang lain di dalam waktu nyata. Banyak motherboards yang sekarang datang dengan pengontrol RAID onboard, hanya penambahan suatu card slot PCI, seperti Silicon Image Sil0680, adalah satu pembelian yang murah akan menambahkan RAID kepada setiap sistim anda. Dengan Array RAID 1 pada tempatnya, jika salah satu hard drive gagal, sistim itu tidak akan luput untuk melanjutkan kepada drive yang lain yang masi berjalan dengan baik, dan mengingatkan pengguna untuk mengganti hard drive yang mengalami kegagalan.

hard_drive_tutorial
Hard drive Tambahan

5. Penyimpanan Online

Layanan online, seperti Xdrive, mengizinkan para pemakai upload file-file mereka kepada suatu server untuk pemeliharaan yang aman. Meski mungkin saja menyenangkan untuk memiliki data yang tersedia di mana saja dan satu koneksi internet ada tersedia, ada beberapa pembatasan penggunaan layanan online tersebut.
Jasa secara umum tersebut memakan biaya bulanan sesuai dengan ruang penyimpanan. Pada Xdrive, sebagai contoh, 5GB dari biaya simpan adalah $9,95 per bulan, dimana dapat dengan cepat ditambahkan kepada lebih dan di manapun pilihan yang yang dibahas.

Keamanan sangatlah ketat pada jasa ini, tetapi tak peduli bagaimana aman mungkin kelihatannya, hanya perlu password untuk melihat dokumen anda yang sensitip.

Kecepatan dari koneksi internet anda akan juga menjadi pertimbangan anda pada kenyamanan back-up anda, dan apapun juga yang jenis koneksi yang anda punya, hal tersebut tidak dapat bersaing dengan kecepatan transfer data lokal.

Pengertian MikroTik Router OS

MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot.


MikroTik RouterOS juga merupakan sistem operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya bisa dilakukan melalui Windows Application (WinBox). Selain itu instalasi dapat dilakukan pada Standard komputer PC (Personal Computer). PC yang akan dijadikan router mikrotik pun tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang besar (network yang kompleks, routing yang rumit) disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan
resource PC yang memadai.